Perbandingan Dan Perbedaan Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Beserta Contohnya


Perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif beserta contohnya – Umumnya penelitian dibedakan dalam dua jenis yakni penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Secara garis besar penelitian kuantitatif identik dengan pendekatan atau bahasa lainnya paradigma positivistik sedangkan penelitian kualitatif identik dengan pendekatan non-positivistik. Beberapa ahli menyebutkan pendekatan kualitatif dengan pendekatan posmodernisme. Berikut ini penjelasan terkait perbedaan kedua pendekatan di dalam sebuah penelitian.

Perbandingan Dan Perbedaan Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Beserta Contohnya


Penelitian kuantatif identik dengan penggunaan statistik, skala parameter atau ringkasnya data yang yang disajikan berbasis pada penggunaan angka dengan menggunakan survei. Oleh karena itu, pada penelitian kuantitatif dalam sub-bab penelitian memuat: populasi dan sampel, desain beserta prosedur penelitian, definisi operasional dan variabel penelitian.
Sedangkan dalam penelitian kualitatif identik dengan instrumen wawancara sebagai “alat” untuk melakukan pengumpulan dan analisis data. Pada sub bab metode penelitian kualitatif umumnya memuat beberapa hal sebagai berikut: jenis penelitian yang dilakukan, informan penelitian, serta fokus penelitian.

Persamaan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif
Walaupun terdapat perbedaan yang mendasar seperti yang telah dijelaskan diatas, kedua metode pendekatan/ paradigma penelitian diatas juga memiliki persamaan yang dituangkan dalam sub-bab penulisan ilmiah metode penelitian yakni sama-sama memiliki: Batasan penelitian, sumber data penelitian, metode pengumpulan data dan metode analisis data.

Metode penelitian campuran
            Mungkin beberapa diantara kita yang pernah mendapati adanya penelitian yang menggunakan kedua pendekatan secara bersamaan atau yang lebih dikenal dengan metode mixed method, dalam metode penelitian ini mencampurkan kedua jenis metode (kualitatif dan kuantitatif) dalam satu penelitian.
            Dalam metode campuran seorang peneliti dapat menggunakan wawancara dan survei sebagai sebuah instrumen untuk mencari dan menggali data. Pada penelitian dengan metode campuran dapat berisi perpaduan kedua sub-bab baik kualitatif dan kuantitatif. Namun, pendekatan campuran masih sering diperdebatkan mengingat komposisi kedua pendekatan (kualitatif dan kuantitatif) dalam penelitian tidak pernah berimbang. Semoga sedikit penjelasaan ini bermanfaat..

Referensi bacaan: Pedoman Penyusunan dan Penulisan Tesis Pascasarjana Universitas Brawijaya Malang


Share this: